A S A M P U L A U



Asam Pulau adalah bagian dari lingkup Kanagarian Anduring, tepatnya terletak di Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, dan Provinsi Sumatera Barat. Jarak tempuh Desa Asam Pulau ke Ibukota provinsi lebih kurang 54 km, ke sektor kabupaten 35 km dan ke kecamatan 26km. Jarak ini dihitung hanyalah berdasarkan pengalaman penulis yang dari dulu selalu menghitung berdasarkan Km yang ada pada kendaraan saja. Karena penulis tidak memiliki alat ukur lain selain memanfaatkan Km kendaraan yang sedang digunakan. Adapun bentuk topografi desa Asam Pulau adalah berbukit. Untuk suhu rata-rata berkisar 25 C Asam Pulau sebelum kembali ke Nagari, dulunya juga menganut sistem pemerintahan Desa. Dan dikepalai oleh seorang Kepala Desa, seperti pemerintah terendah lainnya yang ada di Indonesia. Namun, setelah keluarnya Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat No.9 Tahun 2000, maka saat ini kembali menganut prinsip “Kembali ke Nagari”.Dan istilah Desa diganti dengan Korong (Korong Asam Pulau). Tetapi berdasarkan informasi yang penulis dapat dari berbagai sumber kepala adat, ninik mamak kampung, dan orang tua dulu sebelum tahun 1980an, Asam Pulau ini sudah menganut prinsip Nagari. Mungkin lebih tepatnya itu sebelum diberlakukan UU 5 Tahun 1979 di Sumatera Barat.*penulis pernah menemukan UU ini disebuah artikel filosofi juga, tapi lupa link nya.




Korong Asam Pulau merupakan satu dari tujuh korong yang terdapat di Nagari Anduring. Korong Asam Pulau ini memiliki 4 Jorong, yaitu Jorong Katimaha, Jorong Ladang Bilan, Jorong Cubadak, dan Jorong Sikayan Paku. Masing-masing jorong yang ada di Asam Pulau ini dituntut untuk bisa mengembangkan potensi SDM serta skill masyarakat. Hal tersebut dicanangkan demi melahirkan generasi-generasi terbaik yang berguna untuk negeri. Dan tentunya tidak lepas dari cita-cita mewujudkan kesatuan dan persatuan korong yang madani di Asam Pulau.Penduduk korong Asam Pulau berdasarkan data tahunan 2015 berjumlah 700 KK atau dengan kepadatan penduduk lebih kurang sekitar 3.000 jiwa. Informasi ini penulis terima dari Wali Korong yang menjabat di Asam Pulau tersebut. Wali Korong atau pejabat kampungnya saat ini wanita loh Meskipun seorang wanita, tetapi penulis bisa melihat dan merasakan ada jiwa kepemimpinan yang luar biasa di dalam diri ibu tersebut.

Makanya beliau dipercayakan untuk memimpin oleh ninik mamak, pemuka adat dan tentunya oleh masyarakat Asam Pulau. Masyarakat Asam Pulau tidak bisa dilepaskan dari yang namanya toleransi, kerjasama, gotong royong dan segala sesuatu yang berbau dengan sosialitas. Menjaga keharmonisan lingkungan tanpa melupakan kultur budaya menjadi prioritas utama masyarakat. Terbukti dalam setiap kegiatan dan acara apapun masyarakat melakukannya secara bersama-sama. Penduduk Asam Pulau dapat dikatakan sebagai masyarakat yang berbudi pekerti luhur dan memiliki dorongan sangat tinggi untuk mengharumkan nama tanah kelahirannya tersebut. Sebuah kebanggaan yang istimewa bisa menjadi bagian di Desa Asam Pulau. Semoga semakin hari perkampungan yang memiliki potensi berkualitas ini semakin berkembang dan semakin maju tanpa melupakan kultur budaya dan adat istiadat yang sudah melekat di dalam diri masyarakat.

C U B A D A K

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Sultan Ahmed

Disusun oleh AbdulKhadir,S.Pd.,Gr.Jl.Enggang VI No.8 Parupuk Tabing

Koto Tangah Padang Sumatera Barat ------ Template ------: Blogazine Book By Urangkurai is The best